Kamis, 08 Desember 2016

Kembali ke waktu itu

Bila mungkin waktu bisa mundur ke beberapa tahun lalu, aku ingin berlama lama disitu, menikmati jiwa kekanak kanakan yang indah, tanpa tahu ada asmara yang bisa membuat kita lelah.

Anak-anak, iya mereka mempunyai pola pikir sederhana, dimana disegala hari yang terfikir hanya permainan bukan tentang asmara yang menari nari di pikiran.
Raga dan rasa selalu sejalan, serta mulut dan kalbu tak pernah bertentangan.
Bertengkar karena mainan bukan perasaan. Yang dikejar ialah layang-layang yang putus bukan cinta yang tak pernah dianggap serius. Yang direbutkan adalah robot robotan bukan perempuan. Yang dikoleksi itu bakugan bukan para mantan. Yang di sesali adalah melalaikan belajar menjelang UAS bukan meratapi cinta yang tak terbalas. Dan menangis karena tak kebagian roti bukan luka yang membekas dihati.
Di masa itu dengan kesederhaan itu pula, aku ingin mengulanginya, menikmati disetiap jengkal situasi yang tercipta, melupakan sejenak, semua rasa yang tercipta kala aku beranjak dewasa.

@rijal.ms


Tidak ada komentar:

Posting Komentar